DI BALIK KERASNYA KEHIDUPAN
Bab 9. MANIS MADU CINTA
Sapto Terdiam Sejenak Kaget Sekali Dengan Perlakuan Sang Gadis Yang Memancing Hasrat Birahinya ,Kecupan Pertama Yang Membuatnya Tak Sadar Semakin Erat Memeluk Tubuh Sang Gadis Dan Melumat Bibir Mungil Sang Gadis ,Sementara Sang Gadis pun Sama Bahkan Sang Gadis lebih Agresip Menarik Ulur Kecupan Bibir juga Sekali kali Lidahnya Bermain Juga gigitan Manja Sang Gadis Ke Bibir Sapto Yang Seumur Hidupnya Baru Merasakan Betapa Indahnya Bercinta.Pupus Sudah Rasa Malu Kedua Remaja ini melepas Kerinduan Yang Selama ini Mereka idamkan.
Tiba tiba Tok Tok Tok...
"Assalamualaikum, Assalamualaikum...? Dari Balik Pintu
Spontan Keduanya Langsung Melepas Ciuman juga pelukan ,Sapto Pun Menjawab:
"Waalaikumsalam ,Sambil Membuka Pintu Sementara Sang Gadis Terduduk di Tengah Rumah Sambil meneguk Teh Manis yang Di Suguhkan Sapto.
"Paman,mari masuk...,Barang kali ada yang dapat Saya bantu,?
Akhirnya Paman Sang Pemilik Rumah Pun Masuk
"Silahkan Duduk Paman ,Mau Teh Manis Apa Minum Kopi?
"Gak Usah Repot Repot nak Sapto Gak Usah Paman Gak Lsma Kok !,Sahut Sang Paman,ucapnya lagi Saat Menoleh ke Sang Gadis Yang Lagi Duduk
"Eh Ada Tamu Rupanya Maaf Ya Paman Mengganggu
"Gak kok Paman,Sahut Sang Gadis Sambil Memperkenalkan diri Mengulurkan Tangan dan Mencium Tangan Sang Paman layaknya Ke Orang Tuanya Sendiri.
Sang Paman pun Mengelus Rambut Sang Gadis Yang Hitam Berkilau Sambil Memanjatkan Do'a
"Panjang Umaurna ,Sehat Selalu Semoga Menjadi Istri Solehah
"Aamiin,Sahut Sang Gadis.
Sang Paman Terlihat Berkaca kaca Dan Terlihat Menghapus Air matanya yang Keluar
"Ada apa Paman,Paman kok Menangis?Tanya Sang Gadis
"Gak Apa Apa Nak ,Paman Cuma Teringat Anak Gadis Paman ,Kalau Ada Mungkin Seumuran Kau Nak,sekitar 4 Tahun Yang Lalu Setelah Ibunya Meninggal ,Dia Selalu Sendiri Paman Terlalu Sibuk Dengan Pekerjaan Paman,Berangkat Pagi Pulang Malam.Dia Masak Sendiri Makan Sendiri,Bahkan Paman Bulang Kerja Dia Siapkan Makan Malam Untuk Paman.Terlihat PamanBercucuran Air Mata Sambil mengusap air matanya Sang Paman Pun Melanjutkan Bercerita
"Malam itu Makanan untuk makan Malam dia Siapkan Sementara Dia Sedang Terbaring Panas Dingin Demam Suhunya Sangat Tinggi, Waktu paman Temui Dia cuma Berucap
"Maafkan Nana Pak, Nana Mau Pulang Bapak Sehat Sehat Ya Pak.
Paman Panik Saat itu,Langsung Meminta Tolong Sama Tetangga.
Paman Angkat Dia Bersama Tetangga Untuk Memeriksanya Ke Rumah Sakit ,Namun Naasnya Di Perjalanan Dia Telah Menghembuskan Napas Terakhir.Paman pun terduduk Dan Menangis.
Sapto Datand Dan Menyuguhkannya Secangkir Kopi Untuk Paman
"Paman Di Minum Dulu Kopinya Paman.
"Ya Nak...! Sahut Paman Yang Masih Terlihat Larut Dalam Kesedihan.
"Ada Apa Paman,Sapto Pun Bertanya Lagi
"Sut...,Sahut Sang Gadis Sambil Menoleh Ke Sapto,Sang Gadis Pun Berucap
"Sudahlah Paman Insyaallah Dia Anak Yang Solehah Berbakti Kepada Orang Tua Dia Akan Jemput Paman Di Pintu Surganya Allah SWT Bibarkati Do'a Al Fatihah, Sang Gadis Pun Menghadiahkan Al Fatihah Untuk Almarhumah Sang Putri Paman.Ketiganya pun Membaca Al Fatihah Bersama sama.
"Terima Kasih Nak Kamu Gadis Yang Baik Semoga Selalu Dalam Lindungan Allah SWT,
Aamiin ,Sahut Sang Gadis Dan Juga Sapto Setempat.
"Maaf ya Nak ,Nak Sapto juga Paman Bertamu Malah Curhat...
"Gak Apa apa Paman,Sahut Sapto
"Jadi Begini Nak Sapto,Paman Sudah Beres beres Rumah, Hewan Peliharaan Sudah Paman Lelang Semua ,Paman Kan Sebatang Kara paman Mau pulang Kampung, Ya Kapan Kapan Nanti Singgah Kemari,Nak Sapto Kalau bisa Tinggallah Di Rumah,Anggaplah Rumah Sendiri Yang Penting Rawat Rumah ini Dan Mulai Hari Ini Nak Sapto Gak Usah Lagi Bayar Kontakan.Nah Ini Yang Biasa Kamu Kontrak ,kontakan Saja Ke Orang Lain Hasilnya Ambilah Buat Nak Sapto untuk Tambah Tambah Bekal Nak Sapto.
"Jangan Paman Lah Penghasilan Paman dari Mana...?
"Sudahlah Nak Tuhan Sudah Atur Semuanya,ini Kunci Rumah ,Kunci Kamar,Kunci Gudang ,Kunci Lemari Semuanya Ada Di Sini Di Tas Ini.
Paman Pamit Dulu Ya Nak Sehat Sehat Jangan Lupa Yang Lima Waktu Sukses Ya Nak.
"Ya Paman Terima Kasih Banyak, Paman Biar Aku Antar Sekalian,Sambut Sapto
"Gak Usah nak Paman Sudah Pesan Trapel ,jawab Sang Paman
Selang Beberapa Menit Kemudian
"Tin tin...,Suara Kelakson Berbunyi,Sang Paman pun Bergegas Ke Mobil Sapto Bersama Sang Gadis Membantu Paman Membawa Bawaannya Dan Membantu Memasukannya Ke Mobil ,Setelah Selesai Semua,Sang Paman Berucap;
"Jaga Diri Baik baik ya nak Paman Titip Dia Gadis Yang Sangat Baik Nak Bahagiakan Dia Lakukan apa Yang Terbaik Buatnya
"Ya Terima Kasih Paman Hati hati Di Jalan .Terima Kasih Juga Nasihatnya ,Selamat Jalan Selamat Sampai Tujuan
Akhirnya Sang Paman Pemilik Kosan Pun Pergi Meninggalkan Mereka Dengan Mobil Travel yang Di Kendarainya,Akhirnya Mereka Berdua Pun Pulang Ke Tempat Rumah Sewa Yang Menjadi Tempat Tinggal Sapto.
Hari Mulai Meredup Sapto Mengajak Sang Pujaan Hati Makan Dulu Sebelum Melakukan Perjalanan. Sang Gadis Memilih Mie Instan Kebetulan Bahannya pun Tersedia ,Sang Gadis Ke Dapur Pergi Memasak Sementara Sapto Membereskan Rumah Karena Hendak Di Tinggalkan Sementara Waktu,Juga Menyiapkan Segala Kebutuhan Yang Nanti Di Perlukan Di Sana.
Gak Berasa Hidangan Pun Telah Siap ,Sang Gadis Menyuguhkan Hidangan Mie Instan Yang Sudah Di Campur Telor Juga Sayuran,Nasi Tak Lupa Teh Manis Hangat Gelas Besar
"Yo kak Silahkan
"Duh Yang Cantik Ternyata Pinter Masak Juga Rupaya...!
"Ah Kakak Biasa Aja kali,Sahut Sang Gadis
Akhirnya Mereka pun Makan Bersama Dengan Lahapnya Karena Seharian Ngobrol Ampe lupa makan .
Selesai Makan Sang Gadis Membersihkan Lalu Membereskan Perabotan Yang Mereka gunakan Untuk Memasak Dan Makan Tadi.
Setelah Selesai Semua Sapto Mengunci Semua pintu Juga pagar Rumah Kediamannya,SaptoDan Sang Gadis Pun Bergegas Pergi Ke Terminal Karena Hari Sudah Mulai Gelap.Sampai Di Terminal Mereka Berdua Langsung Naik Bus Jurusan Pangandaran ,Dalam Perjalanan Tak henti hentinya Mereka Bercerita Canda Tawa Pun Menghiasi Perjalanan Mereka,Sampai Lupa Sang Kondektur Telah Berdiri Di Sampingnya
"Kemana Bang ?,Tanya kondektur
"Ke Pangandaran Mas Berapa Dua Orang?jawab Sapto Sambil balik Tanya
Belum Sempat Merogoh Saku Ambil Dompet,Sang Gadis Sudah Lebih Dulu Membayarnya
"Ni Mas Dua Orang Ya,Sahut Sang Gadis
"Biar Dik Kakak Ada uang kok ,Kata Sapto
"Udah Biar Aku aja kak...,Sahut Si Gadis
"Ini Kembaliannya Neng,kondektur
"Udah Ambil aja Mas...,Sang Gadis Memberikannya Uang Kembalian Ongkos.
Sang Gadis Memang Baik Hati ,Tidak Sombong Dan Dermawan Orangnya,Hingga Sapto pun Agak Sedikit Malu Kalau Berjalan Dengan Sang Gadis,Karena Sapto Tak Pernah Mengeluarkan Uang ,Selalu Dan Selalu Sang Gadis Yang Mentraktirnya.
Sampai Juga Di Terminal Yang Di Tuju Dan...
BERSAMBUNG...
Komentar
Posting Komentar